Tugas Terstuktur 13

 

Analisis Aliran Energi dan Jejak Karbon pada Usaha Laundry Skala Kecil

A. Profil Unit Usaha & Diagram Alir Proses

Profil Unit Usaha

Nama Usaha: Laundry Bersih Jaya
Jenis Usaha: Jasa pencucian pakaian (laundry kiloan)
Skala Usaha: Mikro
Kapasitas Produksi: ± 600 kg pakaian/bulan

Diagram Alir Proses Produksi

  1. Pakaian kotor masuk

  2. Penimbangan pakaian

  3. Proses pencucian (mesin cuci listrik)

  4. Proses pengeringan (mesin pengering listrik)

  5. Penyetrikaan (setrika listrik)

  6. Pengemasan

  7. Pakaian bersih ke konsumen

Titik masuk energi:

  • Mesin cuci → energi listrik

  • Mesin pengering → energi listrik

  • Setrika → energi listrik

  • Lampu & peralatan pendukung → energi listrik


B. Identifikasi Sumber dan Intensitas Energi

Sumber Energi yang Digunakan

NoSumber EnergiJenis Energi
1Listrik PLNDirect Energy

Klasifikasi Energi

  • Direct Energy:

    • Mesin cuci

    • Mesin pengering

    • Setrika

  • Indirect Energy:

    • Penerangan ruangan

    • Stop kontak dan peralatan pendukung

Estimasi Konsumsi Energi per Bulan

  • Total listrik: 450 kWh/bulan


C. Perhitungan Dasar (Analisis Kuantitatif)

1. Konversi Energi ke Mega Joule (MJ)

Faktor konversi:

  • 1 kWh = 3,6 MJ

Total energi:

450 kWh × 3,6 MJ = 1.620 MJ/bulan

2. Intensitas Energi

Produksi: 600 kg pakaian/bulan

Intensitas energi = 1.620 MJ / 600 kg = 2,7 MJ/kg pakaian

3. Estimasi Jejak Karbon

Faktor emisi listrik PLN:

  • 0,85 kg CO₂/kWh

Emisi CO₂ = 450 kWh × 0,85 = 382,5 kg CO₂/bulan

D. Analisis Efisiensi dan Rekomendasi

Identifikasi Kehilangan Energi (Energy Loss)

  1. Mesin cuci dan pengering sering beroperasi dengan muatan tidak penuh

  2. Setrika menyala terus meskipun tidak digunakan (idling)

  3. Penggunaan peralatan lama dengan efisiensi energi rendah

Rekomendasi Efisiensi Energi

  1. Optimasi Muatan Mesin
    Mengoperasikan mesin cuci dan pengering hanya pada kapasitas optimal untuk menurunkan konsumsi listrik per kg pakaian.

  2. Penggantian Peralatan Hemat Energi
    Mengganti mesin lama dengan mesin berlabel energy efficient untuk menurunkan intensitas energi.

  3. Manajemen Operasional Energi
    Mematikan setrika dan peralatan listrik saat tidak digunakan serta mengatur jadwal kerja untuk menghindari beban listrik berlebih.


Kesimpulan

Berdasarkan analisis aliran energi, usaha laundry skala kecil memiliki konsumsi energi utama dari listrik dengan total 1.620 MJ/bulan dan menghasilkan emisi karbon sekitar 382,5 kg CO₂/bulan. Penerapan strategi efisiensi energi sederhana dapat menurunkan konsumsi energi, biaya operasional, serta dampak lingkungan secara signifikan.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mind Map Ali Haidar A07

Tugas Mandiri 1 Ali Haidar 07

Tugas Terstruktur 02